Cara menggugurkan kandungan di general klinik aborsi

Cara menggugurkan kandungan di general klinik aborsi

Aborsi merupakan prosedur yang digunakan untuk menggugurkan kandungan.prosedur yang legal di Indonesia, nyatanya masih banyak wanita yang nekat mengakhiri kehamilannya dengan cara tragis ini.

Setidaknya ada beberapa metode yang dilakukan untuk menggugurkan kandungan pada usia kehamilan tertentu. Metode yang dibahas ini pun hanya bisa dilakukan atas persetujuan ahli medis. Simak selengkapnya.

Pil obat aborsi

Selama bertahun-tahun, warga Prancis, Swedia, dan Inggris sudah terbiasa menggunakan pil atau obat tertentu untuk menggugurkan kandungannya. Obat tersebut bisa diperoleh dari dokter dan tidak perlu melakukan operasi saat aborsi.

Sedot

Pada usia kehamilan 5-12 minggu, prosedur sedot ini bisa dilakukan untuk menggugurkan kandungan. Sebagaimana dilansir dari Contraception About, prosesnya relatif cepat dan biasanya memiliki angka kesuksesan tinggi.

Kuret atau Dilation and Curettage (D&C)

Metode aborsi yang satu ini adalah termasuk prosedur yang cukup mengerikan. Pasalnya pisau tajam dimasukkan ke dalam rahim melalui organ intim wanita untuk mencabik-cabik janin. Potongan janin kemudian dikeluarkan demi membersihkan rahim.di generalkliniksteril.com kami selalu mengutamakan keselamatan bagi pasien di klinik aborsi kami

Ekstraksi atau Intact Dilation and Extraction (D&X)

Ekstraksi merupakan metode aborsi yang paling kontroversial karena dilakukan pada minggu ke-21 usia kehamilan. Sebab batas melakukan aborsi biasanya adalah di bawah usia 20 minggu kehamilan. Metode ini hanya boleh dilakukan untuk menyelamatkan nyawa ibu yang terancam.

Induction abortion

Metode mengakhiri kehamilan ini dilakukan pada trimester kedua atau ketiga usia kehamilan. Metode ini biasanya dilakukan hanya jika ada masalah pada janin atau ibu hamil. Selama proses mengakhiri kehamilan, ibu diberi obat-obatan agar bisa kontraksi dan melahirkan bayinya.

Itulah beberapa metode aborsi yang sering digunakan untuk cara menggugurkan kandungan. Jika tak memiliki alasan medis yang kuat, menggugurkan kandungan sebaiknya tidak dilakukan.

Ada beberapa alasan wanita tidak menginginkan kehamilannya :

  1. Alasan kesehatan, di mana ibu tidak cukup sehat untuk hamil.
  2. Alasan psikososial, di mana ibu sendiri sudah enggan/tidak mau untuk punya anak lagi.
  3. Kehamilan di luar nikah.
  4. Masalah ekonomi, menambah anak berarti akan menambah beban ekonomi keluarga.
  5. Masalah sosial, misalnya khawatir adanya penyakit turunan, janin cacat.
  6. Kehamilan yang terjadi akibat perkosaan atau akibat incest (hubungan antar keluarga).
  7. Selain itu tidak bisa dilupakan juga bahwa kegagalan kontrasepsi juga termasuk tindakan kehamilan yang tidak diinginkan.

faktor utama mengguguran kandungan : umur ketidaksiapan mempunyai momongan ketidak setujuan keluarga memiliki iman yang minim nakal pergaulan bebas ekonomi minim lemah nya pantauan orang tua

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *